Yudipram Knowledge Brokering Forum

observe, think, feel, & speak up !!!

Archive for September, 2008

Critical Thinking Is . . . (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on September 29, 2008

Kalau anda ingin dianggap pintar, anda harus responsif terhadap pemikiran orang lain. Kalau anda pendiam,  anda akan dianggap bodoh oleh lingkungan anda. Jadilah Mr.Disagree, yang selalu mengkritisi pendapat orang lain!  Saya ingat persis waktu jaman sekolah dulu, ketika seorang kawan beropini atau beranalisis terhadap suatu kasus atas permintaan dosen, teman-teman sekelas saya dulu selalu berlomba-lomba mengatakan “I Don’t Agree Sir………, dan bla bla bla sejumlah alasan dikemukakan”. Setidaknya itulah pengalaman saya, jika dosen-dosen saya dari Asian Institute of Management (AIM) Philipines memberikan perkuliahan. Dalam dunia intelektual, anda tidak boleh percaya begitu saja terhadap pernyataan seseorang. Silent is gold tidak berlaku disini. Seorang sarjana harus berifikirlah kritis terhadap semua fenomena kehidupan. Silent is stupid! Karena perfection is elusive and there is always room for improvement. Jadi jangan selalu teriak setuju seperti anggota DPR kita. Read the rest of this entry »

Posted in Materi Kuliah | Tagged: , , , | 4 Comments »

Outline Rancangan Pelayanan (Service Design)- by Yudi Pram

Posted by yudipram on September 23, 2008

Apapun jenis bisnis anda, tidak peduli itu barang atau jasa, jika anda ingin meningkatkan daya saingnya di pasar, maka anda harus memperlakukan bisnis anda sebagai bisnis jasa. Itu bukan kata saya, tapi kata Roland T Rust di buku Service Marketing. Rust bilang bahwa produk anda harus dipackage dalam bentuk jasa jika tidak ingin dilibas kompetitor dalam arena perebutan konsumen. Sebagai contoh adalah seperti yang dilakukan Toyata Astra, meskipun barang dagangannya adalah mobil (sebuah barang yang besar), tapi Astra membungkusnya dengan jasa yang komprehnsif dari mulai presales, in-transaction, sampai dengan aftersales. Ada layanan test drive, layanan bridging ke Astra Credit Company atau financing lainnya, layanan bridging ke asuransi garda otto, layanan toyota home service, layanan service reguler auto 2000, dan layanan trade in di mobil 88. Jadi bisnis anda harus benar-benar diperlakukan sebagai bisnis jasa.

Karena bisnis jasa, pada dasarnya harus mengandalkan pada rancangan proses yang baik, maka dibawah ini, anda dapat lihat outline untuk menyusun rancangan pelayanan atau service design. Read the rest of this entry »

Posted in Materi Kuliah | Tagged: , , , , | 6 Comments »

Advertising Deception: Antara Etika dan Daya Saing (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on September 14, 2008

Kawan saya, Fadli Reza Katili, baru saja selesai meneliti bagaimana tanggapan khalayak (audience) terhadap iklan-iklan yang bertemakan penurunan tariff dari para operator telekomunikasi. Hasilnya adalah sebagian besar khalayak merasa kecewa, karena mereka menemukan ada ketidak sesuaian antara janji pada iklan dengan pengalaman yang dirasakan pada saat menggunakan produk (ah….tertipuu kau!). Ini dapat dipahami karena pada iklan penurunan tariff biasanya berlaku terms and conditions (atau sarat dan ketentuan berlaku), yang sering kali tidak diketahui khalayak, atau diketahui tapi tidak dipahami khalayak. Oleh karena itu, alhasil jadinya mereka gigit jari (asal jangan gigi jari tetangga aja, bisa gelut atuh).   Apakah bentuk iklan ini disengaja atau tidak disengaja? Anda harus tanya pada yang punya skenario, tanya pada direktur perusahaan yang bersangkutan. Tapi dalam rangka menarik konsumen, praktek memanipulasi informasi sehingga terjadi asymmetric information, yang akan menguntungan pihak penjual, memang kerap kali dilakukan. Ketidakseimbangan memahami makna informasi (atau asymmetric information) ini sebenarnya dapat dikatakan sebagai advertising deception (iklan yang penuh dengan smangat tipu daya & tipu muslihat). Kalau sudah begini, biasanya isyu tentang etika bisnis mulai bisa masuk untuk menggugat upaya-upaya peningkatan daya saing bisnis yang dianggap nyeleneh ini. Mengapa ini bisa terjadi dan apa dampaknya bagi perusahaan? stay tune and don’t go away, we ll be right back, after commercial break! Read the rest of this entry »

Posted in Industri Telekomunikasi | Tagged: , , , , , , | 4 Comments »

Escape from The Crowd: From Market Based to Resource Based (By Yudi Pram)

Posted by yudipram on September 10, 2008

Apa yang harus anda lakukan jika perusahaan anda kalah bersaing, dan menjadi pecundang dalam perebutan pasar end user. Tapi anda ingin tetap eksis dalam industri, karena potensi profit di bisnis itu sangat sexy dan menggiurkan? Jawabannya adalah mundurlah dari arena pertempuran, dan jadilah anda supplier bagi para pesaing anda! Dari pada anda repot-repot buang energi untuk bersaing dengan pesaing anda yang sudah jelas-jelas lebih OK & lebih jago, mendingan anda back off dan mengambil posisi sebagai mitra dalam value delivery networknya pesaing. (kata Gus Dur sih, gitu aja ko repot!). Itu adalah langkah aman, untuk tetap menikmati gurihnya profit yang ada di industri.  Ketimbang tidak ikut menyantap sama sekali, mendingan berkolaburasi dengan pesaing untuk menikmati pesta pora industri. Dengan kata lain, kalau perusahaan anda ngga kompetitif di pasar retail, maka  mendingan  jadi wholeseller, atau pergilah ke sub industri yang ada di hulu. Ini adalah pilihan cerdas, agar anda dapat  mensupply ingredients yang akan diolah perusahaan yang akan melayani kepentingan end user. Read the rest of this entry »

Posted in Industri Telekomunikasi | Tagged: , , , , , , , | 3 Comments »

Mengimplant Teknologi di Pasar Massal (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on September 5, 2008

Pernahkan anda memasarkan produk baru berbasis teknologi dan kemudian mengalami kegagalan atau penjualan yang seret? Menawarkan produk ke pelanggan seperti membentur tembok? Meskipun demo dan cuap-cuap sudah dilakukan sampe berbusa tetapi, calon pelanggan tetap saja tidak yakin dengan produk yang anda tawarkan? Jika anda sudah mengalaminya jangan kecil hati. Bisa jadi langkah-langkah pemasaran anda belum sesuai dengan pendekatan yang dirumuskan oleh Parasuraman, si Pakar Marketing yang buku-bukunya menjadi referensi di berbagai sekolah bisnis.

 

Sadar akan sulitnya memasarkan produk berbasis teknologi, A Parasuraman & Charles L Coby, menawarkan rumusan nasehat agar memudahkan anda dalam mengimplant produk berbasis teknologi ke pasar missal. Kedua orang ini, mengemukakan 4 (empat) prinsip seperti yang ditulis dalam buku Techno Ready Marketing, yaitu :

 

(i)             principle 1: technology adoption is a distinct process. Artinya kesuksesan pemasar teknologi baru terjadi kalau produknya dapat diterima oleh pasar; (puguh we! Kalau belum diterima, brarti pemasaran belum terjadi kan?)

  Read the rest of this entry »

Posted in Industri Telekomunikasi | Tagged: , , , , | 2 Comments »

Tantangan Abadi Perusahaan: Costs, Competency, and Innovation (by: Yudi Pram)

Posted by yudipram on September 2, 2008

Kalau anda jadi pemilik (owner atau principle) bisnis, anda punya kewajiban untuk membuat perusahaan tetap hidup. Berani melahirkan harus berani menghidupi juga. Itu namanya ksatria. Pasalnya, usaha kita biasanya menjadi tambatan bagi karyawan dan keluarganya sebagai sumber penghasilan. Jadi kalau sempat oleng dan mau tenggelam, ada tanggung jawab moral untuk menyelamatkan jiwa para penumpangnya. (jadi kalau anda dapat mempertahankan bisnis, berarti anda akan mendulang pahala yang sangat besar dari Allah SWT, hidup owner!).Kalau urusannya seperti ini, anda harus mampu mengidentifikasi dan mengantisipasi permasalahan utama yang biasanya menjadi tema sentral dalam penyelamatan kehidupan perusahaan.

Apa yang selalu menjadi masalah pokok perusahaan dalam rangka mempertahankan eksistensinya? Kalau anda rajin membaca kasus-kasus bisnis (yang ditulis oleh para case writer dari Harvard Business School-HBS),  disitu akan diceritakan kisah-kisah sukses dan kegagalan perusahaan. Maka isinya tidak akan bergeser dari 3 (tiga) hal, yaitu: (i) Pengendalian biaya (cost); (ii) Pendayagunaan kompetensi (karyawan); (iii) Pengembangan inovasi. Kisah sukses perusahaan, baik yang sedang melakukan strategi turn around, stabilisasi, maupun yang  mendorong pertumbuhan, pada ujungnya akan  berbuntut pada ke 3 (tiga) hal tadi. 

Jadi selama tujuan perusahaan adalah mencari untung (profitability), maka tantangan abadinya akan berputar-putar di sekitar itu saja. Hal ini masuk akal, karena untung akan diperoleh melalui 2 (dua) variable, yaitu : (i) pendapatan harus dimaksimalkan; (ii) biaya harus diupayakan selalu di bawah pendapatan. Oleh karena itu cost, karyawan, dan inovasi harus menjadi tema sentral dalam pengelolaan perusahaan. Read the rest of this entry »

Posted in Bisnis & Manajemen | Tagged: , , , , | 6 Comments »