Yudipram Knowledge Brokering Forum

observe, think, feel, & speak up !!!

Archive for April, 2009

Tilas tapi Raos (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on April 11, 2009

pantat-trukSaya hanya tersenyum saja ketika dalam perjalanan Jakarta-Bandung membaca tulisan ‘Tilas tapi Raos’ di pantat sebuah truk besar. Arti tulisan itu kira-kira adalah ‘Bekas tapi Enak’, kita sudah tau kemana arah dari makna tulisan itu. Kehidupan komunitas supir truk barang jarak jauh, memang sangat unik. Perjalanan yang jauh dan lama, memaksa mereka untuk sering mampir, dan beristirahat. ‘Rest Area’ untuk segmen supir truk memang lain. Meskipun serba marginal, namun biasanya service yang ditawarkan buat mereka sangat lengkap. Dari mulai ‘star camp’ (starbuck kampung) sampai dengan service  ‘all in’. Hidup di jalanan dan jauh dari keluarga, membuat mereka mentolerir kondisi dan lebih permisif. Barang sewaan yang tidak baru pun, terpaksa harus diembat, demi memenuhi kebutuhan level pertama versi ‘Maslow’. Saya tidak ingin membahas kehidupan supir truk, tapi ingin mengelaborasi lebih jauh ungkapan ‘Tilas tapi Raos’/’Bekas tapi Enak’. Ungkapan ini sebetulnya merupakan positioning statement yang tepat untuk upaya melakukan ‘Green Marketing’ atau ‘Green Business’. Dalam keadaan dimana sumber daya sangat terbatas (scarcity), maka menghemat dan memanfaatkan bahan yang sudah ada adalah suatu keharusan. Selain anda yang untung, hemat juga menguntungkan orang lain, karena proses berebut dan bersaing mendapatkan sumber daya dapat ditekan dan diminimalkan. Hidup menjadi lebih damai, persaingan berkurang! Layaknya jumlah peserta yang ikut memanjat pohon pinang menjadi lebih sedikit. Intinya adalah kalau kita memanfaatkan barang bekas berarti kita tidak boros! jangan berfoya-foya, seperti pemain bulu tangkis dunia, yang selalu ingin mengganti shuttle cock untuk setiap point yang akan mereka raih. Selama masih berfungsi dengan baik, jangan dulu disisihkan, manfaatkan seoptimal mungkin. Kata ustad, ini kan sebenarnya sunnah rasul juga… Read the rest of this entry »

Posted in lingkungan & Pembangunan | Tagged: , , , , , , , | Leave a Comment »

Telkom Speedy Kehilangan Momentum di Pasar Individual? (By Yudi Pram)

Posted by yudipram on April 7, 2009

outlet-speedy-blogDi Koran Pikiran Rakyat hari Sabtu yg lalu, saya membaca ada iklan Speedy yang cukup besar. Namun yang menarik dari jasa akses internet broadband milik Telkom ini, terletak pada varian paket layanan yang ditawarkan ke konsumen beserta tingkat harganya yang jadi lebih berragam. Pada saat ini, Speedy di tawarkan oleh Telkom dengan rentang harga dan kualitas yang cukup lebar, dengan menggunakan uses sebagai basis offeringnya. Ini adalah kreativitas baru, dimana sebelumnya differensiasi layanan biasanya didasarkan pada user type. Namun intinya, perusahaan ingin melayani konsumen dari mulai yang terendah sampai dengan yg tertinggi. Ini adalah menebar jala yang diharapkan dapat menangkap berbagai ukuran ikan. Buat yang terbatas anggarannya, dapat mencoba paket mail sedangkan yang punya dana besar dapat menggunakan paket biz. Pertanyaan yang menggelitik saya adalah apakah strategi product proliferation (dimana produk dibuat berkembang biak menjadi lebih banyak) ini cukup efektif untuk meningkatkan revenue dan pertumbuhan Telkom yang sudah mulai redup? Saya termasuk orang yang menyangsikan efektivitas strategi ini. Argumen saya adalah efektivitas strategi tidak hanya tergantung pada substansi, profil, dan kontur dari strateginya, namun dipengaruhi juga oleh magnituge dan timing dalam mengeksekusinya. Strategi yang bagus secara substansi, belum tentu berhasil jika dieksekusi pada waktu dan tempat yang salah. Dengan kata lain, efektivitas strategi akan sangat tergantung pada momentumnya.   Apabila momentumnya tepat, maka kinerja strategi dijamin akan maksimal. Dalam kasus speedy, saya menduga bahwa,  gempuran speedy ke pasar jasa akses internet ini sudah kehilangan momentum! Khususnya untuk masuk ke pasar individual. Read the rest of this entry »

Posted in Industri Telekomunikasi | Tagged: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Akibat Anggaran Yang Dikebiri (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on April 6, 2009

potong-roti-blogSaya tau persis, kalau anda seorang planner, pasti dongkol abis dan keselnya pol banget, kalau anggaran yang anda usulkan untuk mewujudkan rencana yang sudah anda konsepkan dengan baik, dipotong seenaknya orang keuangan atau orang yang mewakili keuangan. Orang keuangan (yang pada umumnya orang spesialis, dan bukan generalis) biasanya suka berpikir dan bertindak dengan kacamata kuda, memang kerap kali membuat kesal. Apalagi kalau orangnya memang kelihatan tidak pintar mementingkan unitnya sendiri, dan hanya berlindung pada aturan-aturan perusahaan yang sangat kaku. Menurut hemat saya, ada beberapa yang pantasnya memang membuat anda menjadi dongkol, antara lain:

a. Pertama, anda pantas dongkol karena anda sebenarnya lebih tau dan lebih pintar dari mereka. Sebagai seorang planner anda biasanya sudah berpikir lengkap dan membuat konsep yang komprehensif. Anda sudah tidak tidur bermalam-malam untuk merumuskan strategic objective, strategic plan, rencana kerja manajerial (RKM), dilengkapi dengan rencana kegiatan dan anggarannya (RKA). Anda sudah melakukan pengumpulan data-data yang lengkap, menganalisis dengan tajam dan merumuskan konsep yang membumi karena anda adalah orang yang paling tahu mengenai bisnis anda. Oleh karena itu, sangat aneh kalau orang yang tidak tahu apa-apa dan hanya mendapatkan gambaran mengenai bisnis anda dengan membaca laporan tahunan, kemudian memutuskan jumlah anggaran yang boleh digunakan untuk menjalankan bisnis anda, dengan begitu otoriternya. Read the rest of this entry »

Posted in Bisnis & Manajemen | Tagged: , , , | 3 Comments »

Mengubah dari Dalam atau Meruntuhkan dari Luar (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on April 2, 2009

constructionSebagai elemen kecil dalam atmosfir kehidupan yang sangat luas, kita terpaksa harus hidup dalam tananan atau sistem eksisting yang memayungi kita hidup saat ini. Entah itu sistem pengelolaan  di perusahaan, sistem demokrasi di satu Negara, atau sistem moneter dunia, dan sistem-sistem lainnya. Celakanya, sering kali kita merasa tidak nyaman atau tidak cocok dengan sistem yang sudah ada pada saai ini. Harap maklum, kebutuhan dan keinginan manusia adalah moving target yang bergerak liar. Masalahnya jika kita menginginkan perubahan sistem, lalu bagaimana? Kalau kita menginginkan sistem yang mengakomodasi kepentingan dan keinginan kita, apa yang harus dilakukan? Ya harus melawan dan berusaha melakukan perubahan, sekecil apapun. Secara konseptual caranya sederhada saja. Kalau anda menginginkan perubahan suatu sistem, anda dapat melakukannya dimanapun anda berada. TIdak peduli siapa anda, apa profesi anda, dan dimana anda tinggal! selama anda melakukan upaya memperjuangkan perubahan sistem tersebut secara konsisten serta dengan intensitas yang semakin meningkat, maka Insya Allah perubahan yang anda inginkan akan terwujud. Intinya perubahan dapat dilakukan baik dari dalam maupun dari luar sistem. Contoh soal, perjuangan pada cendikiawan bumi putera dalam berdiplomasi di luar negeri dan perlawanan para pahlawan kemerdekaan di dalam negeri, telah melahirkan Negara Kesatuan Indonesia. Kegigihan Ramos Horta dari luar negeri dikawinkan dengan perjuangan  Xanana Gumao di hutan-hutan timor timur, berhasil memerdekakan Timor Leste.  Mengubah dari dalam dan meruntuhkan dari luar sama efektifnya, kalau itu dilakukan secara kontinyu. Yang penting adalah magnitude nya harus diperbesar sampai pada kekuatan yang mampu menggoyahkan sistem tersebut. Dengan demikian, kalau ingin lebih efektif, maka perubahan sistem harus digempur dari dua arah, digempur dari dalam, dan secara simultan diserang dari luar system juga. Read the rest of this entry »

Posted in Life & Personal Skill | Tagged: , , , , | Leave a Comment »