Yudipram Knowledge Brokering Forum

observe, think, feel, & speak up !!!

Kebangkitan Nasional 2008 = Kebangkitan Kesemerawutan (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on May 26, 2008

Bulan Mei 2008 ini diperingati 100 tahun kebangkitan nasional indonesia, sekaligus 10 tahun reformasi. Tapi tunggu dulu, apakah betul indonesia sudah bangkit dan sudah direformasi. Apanya yang sudah bangkit? Kalau diperhatikan, quality of life dari sebagian orang indonesia memang membaik, namun sebagian lagi masih tetap bodoh, penyakitan, dan miskin materi.  Dan jangan lupa, peningkatan quality of life dari sebagain orang indonesia ini harus dibayar dengan:  gundulnya hutan, turunnya permukaan air tanah, punahnya spesies binatang dan tumbuhan tropis, rusaknya bangunan2 bersejarah, meningatnya polusi, serta hilangnya nilai-nilai luhur moral bangsa yang bersahaja dan patriotik. Jadi yang harus dipertanyakan adalah: perubahan status dari terjajah menjadi merdeka ini apakah merupakan kemenangan bangsa, atau hanya merupakan ‘zero sum game’ saja.

Artinya hasil akhir atau resultante dari kondisi terjajah dan kondisi merdeka, sebenarnya sama saja. Kalau proporsi antara kondisi pintar-bodoh, kaya-miskin, sehat-sakit, soleh-jahat, tidak ada perubahan antara pada saat terjajah dan merdeka, maka apanya yang bangkit? Jadi yang berubah selama ini hanya contextnya saya, sedangkan contentnya dari dulu gitu gitu aja. Setelah 10 tahun reformasi pun, ternyata tambah semerawut, semua orang semakin semau gue. Bukannya semakin civilized, tapi malah semakin tidak beradab: Politisi busuk masuk DPR, Balon Pilkada yang Berpolitik Uang malah terpilih, Konglomerat hitam dapat bantuan likuiditas BI, Koruptor bisa kabur, Narkoba-judi-pelacuran merajalela (kata SLANK). Intinya adalah sistem politik, ekonomi, dan kemasyarakatan kita malah dalam kondisi disorder, chaos, dan semerawut. 

Kalau dilihat di foto-foto jaman dulu, nampaknya hidup lebih teratur. Kota-kota tertata rapih, PKL tidak semerawut, lingkungan hidup asri, udara segar, tidak ada banjir, dan hidup penuh sopan santun. Mungkin, orang indonesia memang tidak siap untuk merdeka…………… Dikasih kesempatan kok disia-siakan.

2 Responses to “Kebangkitan Nasional 2008 = Kebangkitan Kesemerawutan (by Yudi Pram)”

  1. Kalau kakek saya punya pertanyaan yang agak sarkastis…”Kapan sih merdeka itu selesai..??”, karena setelah merdeka malah jadi susah. Lebih enak “zaman normal” (waktu masih dijajah belanda)…
    Memang, kalau direnungkan kita akan ketemu “merdeka” adalah pada saat kita ada di Ephitap…1,5 m under the ephitap…

  2. wiswa said

    kyooto..sehensei

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: