Yudipram Knowledge Brokering Forum

observe, think, feel, & speak up !!!

Difficult, Yes. Impossible, No. (by Yudi Pram)

Posted by yudipram on November 29, 2008

namcheju-pltdStatement pada judul tulisan ini, saya dapatkan ketika barusan saya melihat iklan perusahaan minyak SHELL di majalah Fortune edisi november 24,2008 yang lalu. Ini pernyataan yang hanya terdiri dari 4 kata, tetapi sangat inspiring, mengajarkan pada kita untuk tidak cengeng dan lembek dalam menggapai cita-cita dan keinginan. Ini suatu pernyataan bertuah yang tidak diciptakan begitu saja oleh orang-orang shell, tetapi merupakan kesimpulan atas akumulasi pengalaman mereka selama 50 tahun yang lalu mencari ladang-ladang minyak di Kanada. Menemukan cadangan minyak di dalam perut bumi dan mengeksplorasinya untuk kemaslahatan serta kesejahteraan hidup masyarakat dunia memang bukan pekerjaan mudah. Investasi berupa uang, tenaga, dan waktu bisa hilang begitu saja manakala mereka salah melakukan pengeboran (Bakrie yang berharap dapat harta karun minyak, malah ketiban lumpur, apa nggak sial tuh….). Namun 5 dekade kemudian, keuletan orang-orang SHELL pada akhirnya memberikan hasil, pada saat ini Kanada sudah menjadi penghasil minyak global, mampu mengjungkirbalikan dominasi OPEC yang berupaya membentuk kartel dan mempolitisir minyak bumi.   

Makna dari ‘difficult, yes. Impossible, no.’ adalah tidak ada yang tidak mungkin jika segalanya diupayakan secara serius. Berbagai kesulitan memang akan menghadang dan menghalangi upaya kita mencapai tujuan dan keinginan, namun tidak berarti tidak bisa diatasi. Tidak ada alasan untuk putus asa, apalagi untuk bunuh diri! Terlalu bodoh itu……. Meskipun akan ada berbagai macam pengorbanan, akan tetapi itulah trade off yang harus dipertukarkan atas kesuksesan yang akan diperoleh. No free lunch!, semua harus dipertukarkan dengan usaha dan kerja keras, dan tentu saja harus dalam atmosfir doa dan munajat kepada sang pencipta. Pahala atau rewards tidak datang begitu saja, tetapi harus dipertukarkan dengan kerja keras dan kompetisi. Begitulah hidup, seperti mendaki puncak gunung. Anda tidak dapat menancapkan bendera penakluk dalam keadaan segar bugar tanpa kelelahan. Ada energi yang harus dipertukarkan. Ep=m.g.h, itu rumus fisikanya. Kalau energi tidak cukup, anda perlu mencari route yang tepat dan sesuai dengan kakuatan dan kelemahan anda. Anda tidak bisa mendaki terus, kadang-kadang perlu istirahat sejenak untuk mengumpulkan kekuatan dan berhitung mengenai kecukupan perbekalan. Anda harus melewati kondisi khawatir, cemas, dan ancaman akan kegagalan. Ini adalah bagian dari dinamika perjalanan (ingat untuk mencapai surga saja, anda akan melintasi jembatan syirotol mustaqim yang lebarnya hanya selebar rambut dibagi tujuh, apa nggak keder tuh…).  Namun dengan berbekal visi, kesungguhan, dan mental yang kuat, serta percaya akan adanya bantuan dan pertolongan dari yang maha kuasa maka puncak gunung setinggi apapun, selama itu ada di muka bumi, tetap saja sangat mungkin untuk ditaklukan.

Hal lain, yang harus anda sadari dari adanya pernyataan ‘difficult, yes. Impossible, no’ bahwa jangan sekali-kali meremehkan imajinasi dan mimpi. Karena bisa saja tarikan awal yang akan memprovokasi seseorang untuk menggerakan langkahnya yang pertama kali, adalah imajinasi dan mimpinya itu. Kalau punya mimpi, tidak perlu Reg spasi Primbon dan kirim ke 8997, karena anda lahir pada slasa kliwon. Tapi segeralah rumuskan langkah-langkah rasional untuk mewujudkannya. Kalau langkah pertama sudah dibuat, pekerjaan selanjutnya adalah tinggal merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah berikutnya. Jika langkah pertama sudah dibuat, minimal anda sudah melakukan warming up, yang dapat dijadikan sebagai modal untuk gerakan dan langkah berikutnya yang lebih luwes dan efektif. Mimpi dan imajinasi, semuluk apapun masih mungkin untuk diwujudkan. ‘Why Not?’ itu adalah kalimat motivator yang diajarkan oleh Edward de Bono, jika anda menghadapi orang yang menyangsikan keinginan anda untuk menggapai mimpi dan imajinasi anda. Memang akan difficult, tapi tidak impossible! Camkan baik-baik……..hahahaha

Lalu apa yang perlu dijadikan bekal, agar dalam menghadapi berbagai kesulitan, anda berada dalam kondisi ‘tegar beriman’ (tapi ini bukan kepanjangan dari ‘tetap segar berkat istri teman’). Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian:

a.       Pertahankan motivasi. Motivasi adalah keinginan dan kebutuhan yang ada dalam diri untuk melakukan sesuatu dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut. Agar motivasi anda bertahan, anda harus mengelola smangat anda. Jangan pernah merasa bahwa beban lebih besar dari kesanggupan anda (skali2 minum obat kuat mungkin tidak apa-apa, asal jangan obat keras! Karena mengandung semen, batu, atau besi).

b.      Pandai-pandailah menghitung resiko. Resiko yang akan anda hadapi harus diidentifikasi dan anda kalkulasi. Jika resiko sudah anda kalkulasi dan anda antisipasi, maka anda tidak akan terkaget-kaget yang berlebihan menghadapi berbagai kesulitan yang menghadang. Anda akan relatif lebih siap untuk menaklukan handicap yang anda hadapi karena sudah memperkirakan sebelumnya, apalagi kalau perkiraannya sangat akurat.

c.       Siapkan plan B atau skenario alternatif. Jangan fanatik pada satu skenario, segeralah menjalankan rencana alternatif, jika rencana yang dijalankan pertama mengalami kegagalan yang fatal dan tidak bisa diperbaiki lagi (kayanya ini yang diterapkan para artis, sehingga banyak yang kawin cerai …..hahaha). Seperti dalam labirin, memang akan ada jalan yang buntu, tetapi tidak semua jalan buntu. Percayalah bahwa jumlah jalan yang tidak buntu pada dasarnya lebih banyak dari jalan yang buntu.

d.      Kembangkan kemampuan mengevaluasi dan kemauan belajar. Apapun hasil yang anda peroleh, biasakanlah untuk melakukan refleksi sejenak. Merenung dan mencari makna dari pencapaian yang anda peroleh akan membiasakan anda untuk belajar dari pengalaman dan masa lalu. Ini akan membuat anda semakin ahli dan memiliki khasanah berfikir yang luas dalam memperkirakan pola-pola yang akan terjadi di dalam perjalanan berikutnya

e.      Selalu berfikir kreatif. Dalam berfikir kreatif anda melakukan penciptaan jalan keluar dari suatu masalah yang tidak sebatas mengikuti yang sudah standar atau yang sudah terjadi. Cobalah memikirkan hal-hal baru, dengan memanfaatkan perspektif, sudut pandang, dan paradigm berfikir yang lebih variatif.

Ok, selamat bersusah payah mewujudkan mimpi dan keinginan, semuanya serba mungkin kok!. Yang tidak mungkin adalah hanya memakan kepala sendiri (sekreatif apapun, kayanya ga mungkin deh orang bisa memakan kepalanya sendiri……….eta mah bodor basi si kang ibing)

2 Responses to “Difficult, Yes. Impossible, No. (by Yudi Pram)”

  1. abdullah said

    sulit itu bukan berarti tidak bisa, iya nggak pak!
    intinya mau nggak berjuang dan berusaha biar sukses!!!
    dimana ada kemauan disana ada jalan (man jada wa jada!)

  2. lian said

    not because something is difficult, doesn’t mean we should not try, but it only means taht should try harder..

    hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: